6 WADUK TERBESAR DI INDONESIA

www.yoicoy.com | Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan. Tanpa air makhluk hidup di di dunia ini akan binasa. Bahkan perbandingan antara air dan darat di dunia, akan lebih besar wilayah perairannya dari pada daratnya. Apalagi wilayah Indonesia yang memiliki kontour tanah yang tidak rata menyebabkan sistem perairannya harus dibikin menyesuaikan dengan alamnya. Misalnya saja dalam menanam padi atau tumbuhan lainnya, tanaman yang ada pada kontour tanah yang lebih tinggi akan kesulitan dalam pengairannya. Maka dari itu, pemerintah membangun sistem tanggul yang berfungsi untuk membendung aliran air, agar air bisa naik ke atas permukaannya dan mengairi lahan yang posisinya di dataran yang lebih tinggi. Selain untuk irigasi, waduk juga berfungsi sebagai sumber air minum, persediaan air di musim kemarau, pembangkit listrik tenaga air. Sistem ini disebut dengan tanggul/ waduk atau danau buatan. Di Indonesia sendiri banyak terdapat waduk-waduk yang tersebar di berbagai wilayah dengan ukuran yang bervariasi. Dan berikut adalah waduk-waduk yang berada di Indonesia yang memiliki ukuran yang besar versi Yoicoy.

1. Waduk Riam Kanan (9730 ha)

Waduk Riam Kanan dibangun dengan menenggelamkan areal seluas 9730 hektar atau setara dengan sembilan desa. Waduk ini menampung dari delapan sungai yang berasal dari pegunungan Meratus. Waduk ini dibangun pada tahun 1973 dan beralamatnya di desa Aranio, kabupaten Banjar, provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Waduk ini selain difungsikan sebagaiĀ  pengairan dan PLTA juga bisa dijadikan tempat untuk wisata.

2. Waduk Gajah Mungkur (8800 ha)

Waduk terbesar selanjutnya adalah waduk Gajah Mungkur yang beralamat di desa Sendang, kecamatan Wonogiri, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia. Dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa, yaitu sungai Bengawan Solo, waduk ini memiliki luas 8800 Ha dan dapat mengairi lahan pertanian seluas 23600 Ha di tiga kabupaten, yaitu kabupaten Sragen, kabupaten Klaten dan kabupaten Karanganyar. Selain difungsikan sebagai pengairan, waduk ini juga berfungsi sebagai penghasil air minum bagi masyarakat setempat, sebagai sarana rekreasi dan masih banyak lagi.

3. Waduk Jatiluhur (8300 Ha)

Waduk Jatiluhur yang beralamat di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia ini juga dikenal sebagai waduk Ir. Juanda. Waduk Jatiluhur dibangun pada tahun 1957 dan merupakan waduk yang terbesar di Indonesia, yang memiliki luas lebih kurang 8300 Ha. Dengan luas seperti itu, waduk Jatiluhur bisa mengairi lahan seluas 242000 Ha sawah. Selain sebagai pengairan sawah, waduk ini juga dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air, tempat budidaya ikan dan tentunya sebagai tempat wisata juga bisa.

4. Waduk Kedung Ombo (6576 Ha)

Sesuai namanya ”ombo” yang memiliki arti ”besar”, waduk ini dibangun dengan menenggelamkan 37 desa, 7 kecamatan di 3 kabupaten. Waduk yang mulai diairi pada tanggal 1989 ini beralamat di Jl Raya Solo-Purwodadi, kecamatan Samberlawang, Sragen, Jawa Tengah. Luasnya mencapai 6576 ha dan dapat mengairi lahan seluas 60000 ha di kabupaten Grogogan, Demak, Boyolali, Sragen, Pati dan Kudus. Selain sebagai pembangkit tenaga listrik dan pengairan wasah, waduk ini bisa dimanfaatkan juga sebagai tempat wisata.

5. Waduk Jatigede (4896 Ha)

Waduk terbesar selanjutnya berada di kecamatan Jatigede, kabupaten Sumedang, provinsi Jawa Barat, Indonesia yang memiliki luas 4896 ha. Sebenarnya pembangunan waduk ini sudah dimulai dari 50 tahun yang lalu, namun baru diteruskan lagi pada tahun 2010 dikarenakan masalah pembebasan lahan. Waduk ini baru tergenang air pada awal tahun 2016 dan digunakan untuk irigasi di kabupaten Indramayu, Cirebon dan Majalengka. Selain sebagai irigasi dan PLTA, tidak menutup kemungkinan waduk ini bisa juga dikembangkan menjadi tempat wisata.

6. Waduk Batutegi (3560 Ha)

Masih di pulau Sumatera, tepatnya di provinsi Lampung, di provinsi ini juga memiliki waduk yang berukuran besar. Nama waduknya adalah waduk Batutegi yang memiliki luas waduk lebih kurang 3560 Ha dan beralamat di kecamatan Talang Padang, kabupaten Tanggamus, provinsi Lampung, Indonesia. Waduk yang berjarak 85 km dari kota Bandar Lampung ini memiliki semacam pulau ditengah-tengah waduk yang difungsikan sebagai sarana konservasi dimana lembaga pemerintah beserta komunitas pecinta satwa setempat sering melepasliarkan satwa. Waduk yang memakan waktu pembangunan selama sembilan tahun ini berfungsi sebagai PLTA dan tentunya sebagai tempat wisata.

Sebagai manusia yang peduli pada lingkungan, seharusnya kita saling menjaga kelestarian alam dan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Itu tadi adalah 6 waduk terbesar yang berada di Indonesia yang bisa menambah pengetahuanmu versi Yoicoy.

Semoga bermanfaat

Bagikan Bagikan Bagikan
Artikel Iseng Lainnya