KERATON SAMBAS
( Meriam yang dapat berpindah sendiri )

www.yoicoy.com | Keraton Sambas terletak di Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia. Seperti kebanyakan keraton/ kerajaan di Kalimantan lainnya, keraton ini berada persis dipinggir sungai. Mungkin memang waktu itu,  transportasi yang memungkinkan melalui sungai, jadi kenapa banyak keraton yang terletak di pinggir sungai. Suasana keraton masih terjaga, terbukti dengan masih banyaknya tumbuhan disekitar keraton yang tentu saja membuat suasana tenang dan nyaman di tempat ini.
Untuk memasuki area keraton, pengunjung akan disambut oleh pintu gerbang utama berbentuk segi delapan yang kemudian menuju halaman yang sangat luas. Di halaman terdapat tiang bendera yang berdiri tegak menyerupai tiang layar kapal. Hal ini juga menandakan kejayaan Keraton Sambas dari bidang Maritim pada masa Panglima Anom. Terdapat juga masjid Jami’ (masjid Agung) dan bedug di tengah halaman. Jangan lupa menunaikan sholat bagi orang islam jika sudah masuk waktunya.

Memasuki bangunan keraton, pengunjung akan memasuki gerbang kedua. Ada beberapa bangunan di dalamnya. Bangunan tengah adalah bangunan keraton yang didalamnya terdapat banyak peninggalan berupa barang-barang pribadi keraton maupun barang-barang yang berasal dari negara lain. Material bangunan keratonnya sendiri hampir semuanya terbuat dari kayu dengan jendela dilengkapi kaca. Barang-barang peninggalan keraton seperti, tempat tidur dengan segala kelengkapannya, pakaian sultan, perabotan rumah, lemari, meja, kursi dan masih banyak lagi. Ada juga barang-barang yang berasal dari luar negeri seperti guci, cermin yang berukuran besar.
Bangunan sebelah kanan keraton merupakan tempat penyimpanan barang pusaka keraton yang berupa meriam-meriam kecil berjumlah 7 buah meriam. Meriam itu disimpan didalam semacam kotak yang tentu saja pengunjung bisa melihatnya. Jika ingin mengambil gambar meriam tersebut, harus meminta ijin kepada penjaga. Menurut cerita, bahwa meriam-meriam kecil itu kadang tidak ada pada tempatnya. Tidak ada ditempatnya bukan berarti dipindah oleh orang, melainkan pindah sendiri ke suatu tempat dan akan kembali lagi ketempatnya semula. Menurut cerita, ketika meriam tidak ditempat, itu pertanda akan ada kejadian alam yang luar biasa.

Yang perlu diingat, selalu membuang sampah pada tempat yang disediakan dimanapun kita berada, supaya tempat-tempat yang kita kunjungi selalu bersih dan tidak merugikan tempat-tempat lain.

Semoga bermanfaat

Bagikan Bagikan Bagikan
Artikel Dolan Lainnya
WADUK SERMO
Kategori : Danau
Lokasi : Kulon Progo, D I Yogyakarta
PANTAI INDRAYANTI
Kategori : Pantai
Lokasi : Gunung Kidul, D I Yogyakarta
MUSEUM MANDIRI
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
PANTAI PANDAWA
Kategori : Pantai
Lokasi : Nusa Dua, Bali
JEMBATAN KOTA INTAN
Kategori : Jembatan
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
MUSEUM SENIRUPA DAN KERAMIK
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
ALAS KEDATON
Kategori : Alam
Lokasi : Tabanan, Bali
MONUMEN NASIONAL
Kategori : Museum
Lokasi : DKI Jakarta
PANTAI CARITA
Kategori : Pantai
Lokasi : Carita, Banten
MUSEUM BANK INDONESIA
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
TUGU KHATULISTIWA
Kategori : Monumen
Lokasi : Pontianak, Kalimantan Barat
MENARA SYAHBANDAR
Kategori : Monumen
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
MUSEUM BAHARI
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
KERATON SAMBAS
Kategori : Kerajaan
Lokasi : Sambas, Kalimantan Barat
GEDUNG ARSIP NASIONAL
Kategori : Museum
Lokasi : DKI Jakarta
MUSEUM FATAHILLAH
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
  <<<KATALOG >>>