MONUMEN NASIONAL (TUGU MONAS)

www.yoicoy.com | Monumen Nasional terletak di Lapangan Merdeka, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi ini juga berdekatan dengan gedung-gedung pemerintahan danĀ  bangunan-bangunan umum lainnya seperti Masjid Istiqlal, Stasiun Gambir Lapangan Banteng dan lainnya. Monumen Nasional mempunyai luas lahan lebih kurang 80 hektar. Monumen Nasional diresmikan pada tanggal 12 Juli 1975 oleh presiden Soeharto.

Atas usulan dari presiden Soekarno, angka yang melambangkan Hari kemerdekaan INDONESIA agar dimasukkan dalam rancangan monument tersebut, yaitu angka 17, 8 dan 45. Angka ini terdapat pada bangunan “cawanbawah”, yaitu angka 17 yang merupakan tinggi cawan sedangkan angka 8 adalah rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan (3 meter dibawah tanah ditambah 5 meter tangga menuju dasar cawan, sedangkan untuk angka 45 adalah lebar dari cawan tersebut yaitu 45 x 45 meter.

Di bagian dasar Monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat museum sejarah nasional INDONESIA. Ruang besar sejarah perjuangan nasional ini memiliki ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruangan besar ini terdapat total diorama ada 51 buah. Diorama ini menampilkan sejarah sejak masa prasejarah hingga masa Orde Baru. Untuk memahami / membaca diorama ini, dimulai dari sudut timur laut bergerak menuju searah jarum jam menelusuri perjalanan sejarah INDONESIA.

Di bagian bawah cawan monument terdapat ruang kemerdekaan berbentuk amphitheater. Ruangan ini dapat dicapai melalui tangga putar dari pintu sisi utara dan selatan. Ruangan ini menyimpan  symbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik INDONESIA. Diantaranya naskah asli Proklamasi Kemerdekaan  Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca didalam gerbang berlapis emas. Di ruangan ini digunakan sebagai ruang tenang untuk mengheningkan cipta mengenang hakikat kemerdekaan dan perjuangan bangsa INDONESIA.
Di bagian atas puncak monument Nasional terdapat cawan ( lebih kecil dari cawan yang bawah ) yang berbentuk nyala obor ( lidah api ) perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton, berdiameter 6 meter. Lidah api atau nyala obor ini melambangkan semangat yang tak pernah padam dalam melawan penjajah.

Untuk menuju kepuncak Monumen Nasional, tersedia sebuah lift pada pintu sisi selatan yang akan membawa pengunjung naik menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Lift ini berkapasitas 11 orang sekali jalan. Dipelataran puncak ini, dapat menampung sekitar 50 orang, serta terdapat teropong untuk melihat panorama kota Jakata.
Dan masih banyak lagi yang ada di Monume Nasional, seperti Taman Rusa, Patung Diponegoro, Patung R A Kartini yang letaknya masih satu area dengan monas.

Yang perlu diingat, selalu membuang sampah pada tempat yang disediakan dimanapun kita berada, supaya tempat-tempat yang kita kunjungi selalu bersih dan tidak merugikan tempat-tempat lain.
Semoga bermanfaat.

Bagikan Bagikan Bagikan
Artikel Dolan Lainnya
WADUK SERMO
Kategori : Danau
Lokasi : Kulon Progo, D I Yogyakarta
PANTAI INDRAYANTI
Kategori : Pantai
Lokasi : Gunung Kidul, D I Yogyakarta
MUSEUM MANDIRI
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
PANTAI PANDAWA
Kategori : Pantai
Lokasi : Nusa Dua, Bali
JEMBATAN KOTA INTAN
Kategori : Jembatan
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
MUSEUM SENIRUPA DAN KERAMIK
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
ALAS KEDATON
Kategori : Alam
Lokasi : Tabanan, Bali
MONUMEN NASIONAL
Kategori : Museum
Lokasi : DKI Jakarta
PANTAI CARITA
Kategori : Pantai
Lokasi : Carita, Banten
MUSEUM BANK INDONESIA
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
TUGU KHATULISTIWA
Kategori : Monumen
Lokasi : Pontianak, Kalimantan Barat
MENARA SYAHBANDAR
Kategori : Monumen
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
MUSEUM BAHARI
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
KERATON SAMBAS
Kategori : Kerajaan
Lokasi : Sambas, Kalimantan Barat
GEDUNG ARSIP NASIONAL
Kategori : Museum
Lokasi : DKI Jakarta
MUSEUM FATAHILLAH
Kategori : Museum
Lokasi : Kota Tua, DKI Jakarta
  <<<KATALOG >>>